Photobucket

Tuesday, 19 February 2013

Hati Oh Hati

Hati Oh Hati...

Hati itu berlapis-lapis . Itu sebab setiap pandangan mempunyai maksud yang berbeza. Hati itu adalah Al Qalb . Bukan hati yang kita boleh lihat dengan mata kasar tetapi sesuatu yang sgt tersembunyi. Tempat terkumpulnya sifat-sifat mahmudah atau sifat-sifat mazmumah.

Setiap pandangan itu benar pada tahap kefahaman masing-masing. Yang selalu berlaku apabila kita mempertikaikan kefahaman orang lain atau memandang kefahaman orang lain itu salah. Tapi memang benarnya pandangan kita itu salah kalau tiada sandaran dalil naqli atau aqli. Lebih teruk lagi apabila kita melontarkan pandangan mengikut akal semata-mata bagi kepuasan nafsu.

Telah dijelaskan oleh Allah Swt dalam hadis qudsi, Allah Azza wa Jalla berfirman:
’Telah Ku cipta seorang malaikat di dalam tubuh setiap anak keturunan Adam. Di dalam malaikat itu ada shadr. Di dalam shadr itu ada qalb. Di dalam qalb itu ada fu`aad. Di dalam fu`aad itu ada syagf. Di dalam syagf itu ada lubb. Di dalam lubb itu ada sirr. Dan di dalam sirr itu ada Aku.’

Sabda Nabi Muhammad Saw.,
“Allah menciptakan qalb-qalb empat ribu tahun lebih dahulu daripda jasad. Setelah itu, Dia meletakannya di tempat yang dekat dengan-Nya. Sementara itu, arwah diciptakan oleh Allah Swt. Tujuh puluh ribu tahun lebih dahulu daripada hati. Setelah itu, ia diletakan di taman kelembutannya (rawdlah al-uns). Sebelumnya, Allah telah terlebih dahulu menciptakan sirr (rahasia) daripada ruh dan menempatkan sirr tersebut di taman keintiman-Nya (rawdlah al-wishl).”

Dan juga firman-Nya yang ditujukan kepada Nabi Daud a.s.,
‘Wahai Daud! Kosongkan untuk-Ku sebuah rumah, agar Aku bisa tinggal di dalamnya!’ Mendengar perintah tersebut Nabi Daud a.s. tidak mengerti dan lantas bertanya, ‘Bagaimana caranya wahai Tuhanku?’ Lantas Allah berfirman, ‘Kosongkan hatimu hanya untuk-Ku!’

Menurut Imam Ali r.a. QALB mempunyai lima nama :

Pertama, disebut SHADR, karena ia merupakan tempat terbitnya cahaya Islam (nuuru-l-islam)

Hal ini sebagaimana firman Allah Swt.,
‘Adakah sama dengan mereka yang dibukakan shadrnya untuk Islam…. (QS 39:22)’.

Kedua, disebut QALB, karena ia merupakan tempat terbitnya keimanan.

Hal ini sebagaiamana firman-Nya,
‘Mereka itulah yang ditulis dalam hatinya terdapat keimanan. (QS 58:22)’

Ketiga disebut FU'AD karena ia merupakan tempat terbitnya ma’rifah.

Hal ini sebagaimana Firman Allah Swt,
‘Fu’ad tidak pernah mendustai apa-apa yang dilihatnya’ (QS 53:11).

Keempat disebut LUBB, karena ia merupakan tempat terbitnya tauhid.

Hal ini sebagaimana firman-Nya,
‘Sesungguhnya di dalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian malam dan siang adalah ayat-ayat bagi ulil albaab (sang pemilik lubb)’ (QS 3:190).

Kelima, disebut SYAGF, karena it merupakan tempat terbitnya rasa saling menyayangi dan mencintai sesama makhluk.

Hal ini sebagaimana firman-Nya,
’Sungguh ia (Zulaikha) telah dikuasai oleh rasa cinta yang membara….’ (QS 12:30)

Sesungguhnya kita sendiri tidak tahu pada tahap mana kedudukan QALB yang ada dalam jasad kita. Apa yang perlu kita sentiasa membersihkan QALB dari tembok-tembok NAFS yang mengelilingi AL QALB.

Hubungan antara Al Qalb dengan An Nafs amat berkait rapat. An NAFS perlu didik dan tidak mungkin boleh dimusnahkan.

Man jadda wajada.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...