Hati Oh Hati...
Hati itu
berlapis-lapis . Itu sebab setiap pandangan mempunyai maksud yang
berbeza. Hati itu adalah Al Qalb . Bukan hati yang kita boleh lihat
dengan mata kasar tetapi sesuatu yang sgt tersembunyi. Tempat
terkumpulnya sifat-sifat mahmudah atau sifat-sifat mazmumah.
Setiap pandangan itu benar pada tahap kefahaman masing-masing. Yang selalu berlaku apabila kita mempertikaikan kefahaman
orang lain atau memandang kefahaman orang lain itu salah. Tapi memang
benarnya pandangan kita itu salah kalau tiada sandaran dalil naqli atau
aqli. Lebih teruk lagi apabila kita melontarkan pandangan mengikut akal
semata-mata bagi kepuasan nafsu.
Telah dijelaskan oleh Allah Swt dalam hadis qudsi, Allah Azza wa Jalla berfirman:
’Telah Ku cipta seorang malaikat di dalam tubuh setiap anak keturunan
Adam. Di dalam malaikat itu ada shadr. Di dalam shadr itu ada qalb. Di
dalam qalb itu ada fu`aad. Di dalam fu`aad itu ada syagf. Di dalam syagf
itu ada lubb. Di dalam lubb itu ada sirr. Dan di dalam sirr itu ada
Aku.’
Sabda Nabi Muhammad Saw.,
“Allah menciptakan
qalb-qalb empat ribu tahun lebih dahulu daripda jasad. Setelah itu, Dia
meletakannya di tempat yang dekat dengan-Nya. Sementara itu, arwah
diciptakan oleh Allah Swt. Tujuh puluh ribu tahun lebih dahulu daripada
hati. Setelah itu, ia diletakan di taman kelembutannya (rawdlah al-uns).
Sebelumnya, Allah telah terlebih dahulu menciptakan sirr (rahasia)
daripada ruh dan menempatkan sirr tersebut di taman keintiman-Nya
(rawdlah al-wishl).”
Dan juga firman-Nya yang ditujukan kepada Nabi Daud a.s.,
‘Wahai Daud! Kosongkan untuk-Ku sebuah rumah, agar Aku bisa tinggal di
dalamnya!’ Mendengar perintah tersebut Nabi Daud a.s. tidak mengerti
dan lantas bertanya, ‘Bagaimana caranya wahai Tuhanku?’ Lantas Allah
berfirman, ‘Kosongkan hatimu hanya untuk-Ku!’
Menurut Imam Ali r.a. QALB mempunyai lima nama :
Pertama, disebut SHADR, karena ia merupakan tempat terbitnya cahaya Islam (nuuru-l-islam)
Hal ini sebagaimana firman Allah Swt.,
‘Adakah sama dengan mereka yang dibukakan shadrnya untuk Islam…. (QS 39:22)’.
Kedua, disebut QALB, karena ia merupakan tempat terbitnya keimanan.
Hal ini sebagaiamana firman-Nya,
‘Mereka itulah yang ditulis dalam hatinya terdapat keimanan. (QS 58:22)’
Ketiga disebut FU'AD karena ia merupakan tempat terbitnya ma’rifah.
Hal ini sebagaimana Firman Allah Swt,
‘Fu’ad tidak pernah mendustai apa-apa yang dilihatnya’ (QS 53:11).
Keempat disebut LUBB, karena ia merupakan tempat terbitnya tauhid.
Hal ini sebagaimana firman-Nya,
‘Sesungguhnya di dalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian malam
dan siang adalah ayat-ayat bagi ulil albaab (sang pemilik lubb)’ (QS
3:190).
Kelima, disebut SYAGF, karena it merupakan tempat terbitnya rasa saling menyayangi dan mencintai sesama makhluk.
Hal ini sebagaimana firman-Nya,
’Sungguh ia (Zulaikha) telah dikuasai oleh rasa cinta yang membara….’ (QS 12:30)
Sesungguhnya kita sendiri tidak tahu pada tahap mana kedudukan QALB
yang ada dalam jasad kita. Apa yang perlu kita sentiasa membersihkan
QALB dari tembok-tembok NAFS yang mengelilingi AL QALB.
Hubungan antara Al Qalb dengan An Nafs amat berkait rapat. An NAFS perlu didik dan tidak mungkin boleh dimusnahkan.
Man jadda wajada.

